Sabtu, 28 Juli 2012

Melintasi ¼ Pulau Jawa


Mungkin terlalu berlebihan judul yang saya tulis diatas, whatever karena itu juga hanya perkiraan saya.  Buat sebagian orang yang berasal dari daeran Jawa  mungkin perjalanan menuju Semarang dengan mobil bukan hal yang istimewa, karena setidaknya merekan melakukannya setahun sekali dalam rangka pulang kampung lebaran . Tetapi tidak untuk saya yang note bene tidak punya kampung halaman jauh, kampung saya di Jakarta .
Saya sudah beberapa kali pergi ke Semarang untuk penugasan kerja dari kantor, biasanya melalui udara atau bila dengan darat yaaahh dengan kereta api. Tapi tidak untuk kali ini, buat saya ini perjalanan istimewa melalui darat dan pertama kalinya….dengan mobil !!!
Sejujurnya saya exicated sekali ketika rekan kerja saya menawarkan perjalanan bersama ke Semarang dengan mobil, selain biayanya lebih murah juga saya bisa menikmati perlintasaan beberapa kota berbeda menuju Semarang. Sudah terbayang banyak view yang akan saya lihat dan pengalaman yang bisa menjadi cerita, tapi sayang tak banyak yang bisa saya abadikan dalam bentuk gambar karena pada awalnya saya tak berencana menulisnya dalam blog. Gambar yang saya ambil hanya satu dua gambar saja ketika melintasi Cirebon seperti gunung Ciremai, pembawa daun jati diatas truk atau matahari terbenam yang sempat saya abadikan ketika mendekati Cirebon menuju Jakarta.

Menyesal saya tak berfoto dengan latar belakang Mesjid Agung Kendall seusai shalat Magrib, tepatnya sih karena saya sungkan berfoto ria ditengah penduduk setempat yang sedang bergegas menuju memasuki halaman mesjid untuk shalat Taraweh. Atau mengabadikan  persimpangan Alas Roban yang buat saya adalah lintasan legenda karena pernah menjadi perlintasan paling ditakuti terutama oleh pengemudi bis lintas Jawa atau pengemudi truk. Ya, karena wilayah ini pernah menjadi wilayang kaum begal atau perampok jalanan. Saya lebih terkesima menikmati sisa keangkeran area itu ketimbang mengambil beberapa gambarnya. Begitu juga ketika berbuka puasa di area Batang yang masih dilingkupi hutan jati dikanan kirinya atau perlintasan Pantura yang seakan tak ada habisnya. Truk-truk besar yang berseliweran telah menelan konsentrasi saya ketimbang mencari spot menarik untuk difoto.
Saya berharap suatu saat bisa punya kesempatan melintasi ¼ pulau Jawa lagi dan mengabadikan view atau spot-spot menarik disana.

Minggu, 15 Juli 2012

The Story Of Tam Tam (Part. 02)

Tam Tam berpose sebelum tidur.

Pagi itu setiba di kantor saya mengirim BBM kepada adik memberitahukan keberadaan kitten tersebut dan agar meminta tetangga untuk mengeluarkan kitten tersebut dari rumahnya untuk diserahkan kepada kami. Kami tidak ingin kitten tersebut menjadi korban pembuangan kembali, karena kami tahu tetangga kami tersebut tidak menyukai kucing.
Siang hari saya mendapat kabar yang sedikit melegakan bahwa dari adik bahwa kitten tersebut sudah keluar dari rumah tetangga dan ada disekitar rumah kami. Kitten tersebut tidak berani masuk kerumah kami, dia hanya ada diluar pagar dan kadang-kadang bersembunyi bila ada orang lewat. Sepertinya kitten tersebut trauma terhadap keberadaan manusia.
Selama hampir 1 minggu kitten tersebut berada disekitar rumah kami, tetapi sudah berani berdiam didalam halam rumah dan berdekatan dengan kucing-kucing lain milik kami yang mendiami halaman depan dan teras. Juga sudah mulai ikut makan dry food dan bermain bersama kucing lain. Meski belum mau kami sentuh, jangankan disentuh mendengar langkah kaki kami saja dia akan terbirit-birit lari bersembunyi ke dalam got rumah.
Setelah mendekati minggu kedua, rupanya kitten hitam putih yang sudah mulai ramah, dia mulai mau disentuh oleh kami. Menurut kami mungkin karena dia melihat sendiri bagaimana perlakuan kami terhadap kucing-kucing lain yang ada disitu. Mendekati minggu ketiga, trauma terhadap manusia sudah mulai menipis atau mungkin dia sudah bisa membedakan manusia baik dan jahat terhadap dia. Kitten tersebut tersebut bahkan sudah mau dibelai dan digendong. Bahkan ..ahaaa dia sudah bermanja pada kami dan….suatu hari kami mempersilahkan dia untuk masuk kedalam rumah. Hasilnyaaa…..kitten tersebut tidak mau keluar rumah lagi hingga saat ini !!! Dan dia punya nama sekarang, saya menamainya Tam Tam  :D , karena wajahnya hitam.
Tam Tam seolah ingin melupakan trauma dan masa lalunya yang tidak indah, seakan bagian luar rumah adalah daerah berbahaya. Setiap adik saya gendong menuju pintu rumah seakan mengajaknya keluar, dia pasti akan berlalu masuk kedalam rumah, tepatnya ketempat favoritnya , comfort zone nya yaitu diatas kardus yg dialasi potongan handuk dekat dapur.  Memang setiap dia selesai melakukan aktivitas, bermain, makan atau membuang kotoran Tam Tam pasti akan kembali kesitu. Kami juga menghindari Tam Tam dari suara kresek kantong plastic, dia pasti akan terkejut dan waspada. Menurut adik saya Tam Tam trauma terhadap kantong plastic kemungkinan karena dia adalah korban anak kucing yang dibuang manusia dengan kantong plastic.
Ditempat favoritnya Tam Tam rajin membersihkan diri, bulu hitamnya halus dan mengkilap. Ia selalu menyapa dengan suaranya yang tidak selantang beberapa waktu lalu. Mungkin karena Tam Tam sudah tak perlu teriak memanggil Ibu dan saudaranya karena kini Tam Tam sudah menjadi kucing manis yang mempunyai, keluarganya sendiri, rumah sendiri…itulah kami dan rumah kami J
Please keep stay with us, Tam Tam till death do us apart.

The Story Of Tam Tam ( Part. 01)

The Face of Tam Tam while she is sleeping

Kisah Tam Tam berawal pada suatu malam, ketika saya sedang membersihkan area kucing saya dibelakang rumah seperti biasa sepulang kerja sebelum tidur. Sayup-sayup dari arah komplek perumahan tetangga dibelakang rumah saya yang dipisahkan oleh sungai kecil, terdengar suara tangisan kitten mungkin memanggil Ibunya karena kelaparan ingin menyusu. Suara tangisan yang memilukan itu menusuk-nusuk ulu hati saya dan membuat saya galau tidak focus bekerja dan .  Saya mengira itu adalah suara seekor kitten yang dibuang orang.
Menjelang jam setengah 11 malam selesai membersihkan area belakang rumah, saya dengan adik bergegas menuju lokasi arah suara tangisan kitten tersebut yang saat kami kesana sudah tidak terdengar lagi. Dalam kegelapan dengan berbekal senter saya dan adik mencari kitten tersebut diantara rerumputan dan tumpukkan sampah. Tetapi hasilnya nihil. Masih dengan hati galau kami kembali ke rumah.
Setelah beberapa menit kami masuk ke rumah, kami kembali mendengar tangisan kitten tersebut tapi dari arah depan rumah sebelah kiri, tepatnya dekat rumah tetangga paling ujung sebelah kiri. Kegalauan hati saya dan adik mendorong kami segera kembali keluar rumah dan berjalan kearah suara. Setelah senter sana, senter sini kami tetap tak menemukan sosok kitten tersebut, justru yang kami temui adalah salah satu kucing kami Ma’ Belang yang sedang duduk sedang menahan kantuk mungkin juga karena mendengar suara tangisan kitten tersebut.
Masih dengan hati penuh tanda Tanya kami kembali masuk kedalam rumah, sambil tak henti memikirkan keberadaan kitten tersebut setelah kembali mencari disekeliling rumah dan di got depan rumah yang tidak ada airnya. Dari dalam rumah suara itu kadang-kadang terdengar kembali, entah kenapa suaranya sekarang terdengar tak tentu. Kadang jauh, kadang dekat, kadang kencang , kadang sayup…
Kami akhirnya memutuskan tidur karena jam sudah mendekati jam 12 malam, sambil bertekad akan meneruskan pencarian besok pagi . Belum juga mata terpejam, tiba-tiba tangisan kitten itu terdengar lagi, kali ini lebih dekat. Adik saya mencoba melihat dari jendela kamar yang menghadap kedepan rumah, tak ada apa-apa hanya gelap malam yang disinari lampu teras dan lampu jalanan. Suara kitten tersebut seperti memecah keheningan malam dan menusuk tak Cuma hati saya, tetapi juga telinga saya. Saya tidak bisa tidur hingga menjelang dini hari…..
Keesokkan harinya sebelum saya berangkat kerja sekitar jam 5 pagi, saya mencoba mencari kembali kitten tersebut, menjelang keberangkatan saya mendegar suara kitten tersebut kali ini dari arah rumah tetangga sebelah kanan. Saya mencoba mengintip dari balik pagar, benar saja seekor kitten mungil berbulu hitam dengan dengan sebagian wajah dan tubuh bagian dalam berwarna putih sedang berterika menangis memanggil ibunya. Anehnya tetangga saya seperti tuli telinga dan bisa tidur lelap mendengar tangisan mahluk hidup mungil yang ada dibawah jendela kamarnya.  

To be continue....

Jumat, 29 Juni 2012

Chemistry


Sepertinya ada medan magnet didunia ini yang selalu mempertemukan kita dan titik pusatnya itu berada disini. Di Amerika, tempat yang justru begitu jauh dari negaraku maupun negaramu.

to be continue.......

Jumat, 22 Juni 2012

Vigo

Kaulah yang telah menarikkan benang merah antara aku dan tanah kelahiranmu yang akan aku kunjungi satu hari nanti....

Selasa, 12 Juni 2012

Our Dream has been lost.......

Every time I'm listening this song, I feel so sad. Cos just like seeing our dreams are falling one by one, Then lost by the wind......but never faded in memories....


When We Make A Home


by Sadao Watanabe




(A lovely home.....ooh....)
When we make a home
When our love has grown
When all our apprehensions fade
And we can say "forever"
When we share our dreams
Everything we own
We'll build a life together
When we make a home

* Safe and warm (Safe and warm)
We're sheltered from the strom
(So we'll happy together)
When we make a home together
Love will last forever
Now our love is young
Facing the unknown (Forever more...)
But we'll find joy together
When we make a home

(A lovely home.....ooh....)
When our hearts are one
Though our minds are two
When we can cherish everyday
And fill our lives with laughter
We will dance and sing
In the setting sun
We've made a home together
When our hearts are one (* twice)

Minggu, 10 Juni 2012

Unforgattable moment : NKOTB in Jakarta 2012



“In secret we met  
In silence I grieve, 
That thy heart could forget, 
Thy spirit deceive. 
If I should meet thee 
After long years, 
How should I greet thee? - 
With silence and tears”

by Moonylight12

Rabu, 23 Mei 2012

Falling Inside........


Flying 1

Aku seperti melayang terbang tinggi, lalu mengalami turbulensi ...melayang-layang diantara awan. Akankah terhempas ke bumi atau kembali melayang tinggi ....?


Senin, 21 Mei 2012

MirrorMirror


  • Aku menatap perempuan itu dan bertanya "mengapa kau menangis ?". "Karena aku jatuh cinta" begitu jawabnya.
  • Aku ingin duduk dalam sepi, menikmati rasa ini dan mengingat engkau ☺♧




Selasa, 15 Mei 2012

Drama Korea, Dorama dan Saya

Saya sudah menyukai drama Korea jauh sebelum K-pop and friends melanda Indonesia, tepatnya setelah era demam Meteor Garden dan F4. Tak dapat dipungkiri drama Meteor Garden memang berhasil membuka mata saya bahwa film atau drama seri di TV bukan cuma Telenovela atau Sinetron Indonesia tapi juga kisah-kisah drama Asia yang lebih dekat dengan kita. Mungkin karena kesamaan kultur dan budaya.

Inilah beberapa alasan saya menyukai dramaKorea :

1. Banyak adegan-adegan dalam drama Korea yang akrab dengan kita atau bahkan kita pernah mengalaminya, Tak jarang kita seperti merasa  menertawakan atau menangisi diri kita sendiri melalui adegan-adegan drama Korea tersebut. Misalnya adegan Yu Jhin yang tertidur didalam bis dengan kepala terantuk antuk kebahu penumpang disebelahnya yang merupakan potongan adegan Winter Sonata episode pertama.

2. Tokoh wanitanya selalu digambarkan tidak cantik tetapi tough dan mandiri, sepertinya sipembuat cerita ingin menyampaikan bahwa inner beauty seorang wanitalah yang lebih penting ketimbang kecantikan fisik dan kekayaan semata.

3. Kentalnya kultur budaya sossial mereka, seperti sikap hormat pada orang yang lebih tua. Nyaris tidak pernah saya lihat adegan anak yang berkata kasar atau tidak sopan pada orang tua meskipun mereka berbeda pendapat. Juga kebiasaan memberi hantara pada kerabat dengan kemasan khas Korea yaitu bungkus kain yang berwarna warni yang mengingatkan saya pada saat saya masih kecil dulu ada kebiasaan orang Indonesia terutama di Jakarta yang kerap membungkus hantaran dengan kain  taplak.

4. Kebanggaan mereka pada makanan khas Korea yang penuh warna dan rasa, jarang kita lihat mereka memakan makanan Barat kecuali penyesuaian degnan ceritanya.

5. Pakain yang vulgar dan terbukan identik dengan wanita nakal, umumnya tokoh-tokoh wanita baik atau dari keluarga baik selalu berpakaian rapih dan tertutup.

6. Sepertinya penata rias sinetron Indonesia harus berubah haluan dari bintang Bollywood dan Telenovela yang identik dengan riasan tebal mencolok ke dandanan tokoh-tokoh drama Korea yang tipis dan natural. Bahkan sering saya lihat jelas garis-garis bibir Song Hye Gyo pada beberapa perannya di Drama Korea yang terkesan tak menggunakan lipstick.

7. Drama Kolosal Korea dengan setting kisah raja-raja selau dihiasi hanbok dengan warna warni kontras  yang sangat indah.

Drama Korea dalam imajinasi saya seperti seorang wanita sederhana yang natural dan anggun.

Kisah dan tokoh dorama Jepang memang lebih variatif dbanding Korea yang lebih dominan dengan kisah ala cinderella. Kisah-kisah dalam dorama Jepang meskipun  umumnya berasal dari manga.

Bersambung....


Ruang Rindu

Aku rindu perasaan ini sekaligus membencinya
karena aku takut masuk kedalam ruang rindu lalu terperangkap didalamnya...

Selasa, 08 Mei 2012

A Man in Black on Grey

Aku selalu mengingatmu dengan kaos biru tua dan celana hitam, karena warna itulah yang kau kenakan ketika terakhir kita bertemu.
Aku selalu membayangkan suatu saat dapat melihatmu dengan kemeja hitam pekat dan celana warna abu-abu, kamu pasti lebih tampan.
I don't know why a man in black on grey look better and gallant...

Minggu, 29 April 2012

Small Cinema : Awakening





Florence seorang pemburu hantu dan penulis mendapat tawaran untuk mengusir hantu anak laki-laki yang mengganggu sebuah boarding School.  Ternyata hantu anak laki-laki yang mengganggu itu mempunyai hubungan sangata dekat dengan masa kecil Florence.

Well, Sometimes Dead Doesn't Mean Gone...

Jumat, 20 April 2012

I'm crying inside.....

My Memory (OST Winter Sonata) by Ryu

My Memory At that moment I remembered it all
When I see those memories they seem so small..
You're far away in a place that I can't reach
I can't wait for these words of love to be said

I really was to blame
Will I ever get to meet you again?
I can't even imagine that
I still love you and now I'll confess that to you
I wanna love you forever
It's not too late
Be with me forever

For a long time you've been in my heart
Much time passes and still you're far away, but I will stay alive

I really was to blame
Will I ever get to meet you again?
I can't even imagine that
I still love you and now I'll confess that to you
I wanna love you forever
It's not too late 
Be with me forever

Rabu, 18 April 2012


Entah kenapa dibalik suara hujan dan suara air yang tercurah dari manapun sumbernya, selalu terdengar suara lain. Mirip suara riuh dipasar, disekolah atau keriuhan lainnya.....

Im dancing inside.....

When We Dance by Sting

If he loved you
Like I love you
I would walk away in shame
I'd move town
I'd change my name

When he watches you
When he counts to buy your soul
On your hand his golden rings
Like he owns a bird that sings

When we dance, angels will run and hide their wings

The priest has said my soul's salvation
Is in the balance of the angels
And underneath the wheels of passion
I keep the faith in my fashion
When we dance, angels will run and hide their wings

I'm still in love with you
[I'm gonna find a place to live
Give you all I've got to give]
When we dance, angels will run and hide their wings
When we dance, angels will run and hide their wings

If I could break down these walls
And shout my name at heaven's gate
I'd take these hands
And I'd destroy the dark machineries of fate
Cathedrals are broken
Heaven's no longer above
And hellfire's a promise away
I'd still be saying
I'm still in love

He won't love you
Like I love you
He won't care for you this way
He'll mistreat you if you stay

Come and live with me
We'll have children of our own
I would love you more than life
If you'll come and be my wife
When we dance, angels will run and hide their wings

I'm gonna love you more than life
If you will only be my wife
I'm gonna love you more than life
If you will only be my wife
I'm gonna love you night and day
I'm gonna try in every way

(I had a dream last night
I dreamt you were by my side
Walking with me baby
My heart was filled with pride
I had a dream last night)

Senin, 16 April 2012

Small Cinema : The Vow


Can A Once A Life Time Love Find A Second Chance ?


And make my perfect world with you.......

Small Cinema : Around 40



Window of world (Library room)

Buku ini tidak ada dalam library saya, saya batal membelinya ketika membaca beberapa komentar dalam Goodreads. Saya menyimpannya disini karena saya tertarik pada judul dan prolognya. Cause it meaningful for me...

Ling, a man from Mars




Saya bertemu Ling 9 tahun lalu dengan cara yangtidak bisa dijelaskan dengan logika siapapun, tapi saya percaya itu terjadi karena kehendak Allah swt.

Saya bertemu Ling ketika saya sedang tidak bersedia sendirian, ketika saya sedang tidak menikmati tawa  bahkan tak mampun menarik garis senyum sedikitpun. Ketika lidah saya sedang kebas bahkan untuk menikmati secangkir capuccino favorit saya.Tepatnya ketika saya sedang berada disimpang jalan hidup dan kematian.

Menurut Ling ia hadir disisi saya karena perjanjiannya dengan jiwa Carl yang sedang koma karena kecelakaan di Nepal. "Carl sebenarnya beruntung, Tuhan masih memberinya waktu untuk hidup dan bertemun denganmu. Meskipun kenyataan yang terjadi tak sesuai kehendak kita. Tuhan ternyata memberinya tempat, waktu dan sosok lain dalam hidupnya. Bukan engkau....Itu sebabnya aku memutuskan berada disamping sebagai malaikat penjaga sampai akhir hayatmu. Dengan begitu juga aku bisa menjalankan janjiku pada Carl sekaligus juga untuk Fang Mei. Wanita yang tak pernah bisa kumiliki...." kata Ling ditengah pertemuan kami satu sore.

Sejak itu hubungan kami memang tidak bisa diukur dengan logika siapapun, karena kami perbedaan yang begitu besar, perbedaan bahasa, perbedaan ruang dan waktu juga jiwa.Anehanya kami tahu kapan kami saling memembutuhkan, bersisian, saling mendengarkan dan berbagi bahkan tentang mimpi dan rahasia-rahasia kami yang tidak mungkin saya ungkapkan pada orang lain. Ling bisa muncul tiba-tiba dimana saja dan membuat saya tak pernah sendiri.

Seperti biasa pagi ini Ling menemani saya dalam perjalanan dari rumah ke kantor...
Ling is zero but priceless for me........ sometime dead doesn't mean gone.....

Bersambung..........