Saya sudah menyukai drama Korea jauh sebelum K-pop and friends melanda Indonesia, tepatnya setelah era demam Meteor Garden dan F4. Tak dapat dipungkiri drama Meteor Garden memang berhasil membuka mata saya bahwa film atau drama seri di TV bukan cuma Telenovela atau Sinetron Indonesia tapi juga kisah-kisah drama Asia yang lebih dekat dengan kita. Mungkin karena kesamaan kultur dan budaya.
Inilah beberapa alasan saya menyukai dramaKorea :
1. Banyak adegan-adegan dalam drama Korea yang akrab dengan kita atau bahkan kita pernah mengalaminya, Tak jarang kita seperti merasa menertawakan atau menangisi diri kita sendiri melalui adegan-adegan drama Korea tersebut. Misalnya adegan Yu Jhin yang tertidur didalam bis dengan kepala terantuk antuk kebahu penumpang disebelahnya yang merupakan potongan adegan Winter Sonata episode pertama.
2. Tokoh wanitanya selalu digambarkan tidak cantik tetapi tough dan mandiri, sepertinya sipembuat cerita ingin menyampaikan bahwa inner beauty seorang wanitalah yang lebih penting ketimbang kecantikan fisik dan kekayaan semata.
3. Kentalnya kultur budaya sossial mereka, seperti sikap hormat pada orang yang lebih tua. Nyaris tidak pernah saya lihat adegan anak yang berkata kasar atau tidak sopan pada orang tua meskipun mereka berbeda pendapat. Juga kebiasaan memberi hantara pada kerabat dengan kemasan khas Korea yaitu bungkus kain yang berwarna warni yang mengingatkan saya pada saat saya masih kecil dulu ada kebiasaan orang Indonesia terutama di Jakarta yang kerap membungkus hantaran dengan kain taplak.
4. Kebanggaan mereka pada makanan khas Korea yang penuh warna dan rasa, jarang kita lihat mereka memakan makanan Barat kecuali penyesuaian degnan ceritanya.
5. Pakain yang vulgar dan terbukan identik dengan wanita nakal, umumnya tokoh-tokoh wanita baik atau dari keluarga baik selalu berpakaian rapih dan tertutup.
6. Sepertinya penata rias sinetron Indonesia harus berubah haluan dari bintang Bollywood dan Telenovela yang identik dengan riasan tebal mencolok ke dandanan tokoh-tokoh drama Korea yang tipis dan natural. Bahkan sering saya lihat jelas garis-garis bibir Song Hye Gyo pada beberapa perannya di Drama Korea yang terkesan tak menggunakan lipstick.
7. Drama Kolosal Korea dengan setting kisah raja-raja selau dihiasi hanbok dengan warna warni kontras yang sangat indah.
Drama Korea dalam imajinasi saya seperti seorang wanita sederhana yang natural dan anggun.
Kisah dan tokoh dorama Jepang memang lebih variatif dbanding Korea yang lebih dominan dengan kisah ala cinderella. Kisah-kisah dalam dorama Jepang meskipun umumnya berasal dari manga.
Bersambung....

Tidak ada komentar:
Posting Komentar